Mengobati Diabetes Melitus

Mengobati Diabetes Melitus

Diabetes melitus adalah semacam penyakit yang ditimbulkan akibat keanehan pada sistem metabolisme tubuh dimana insulin di dalam tubuh tidak mampu bekerja dengan baik sehingga terjadi peningkatan gula dalam darah secara drastis dan sistematis. Hal ini dapat menjadi fatal karena gula yang berlebihan akan menjadi toksin atau racun bagi tubuh kita dan bisa menyebabkan komplikasi berbahaya bagi organ organ tubuh si penderita diabetes.

Kalau di atas disebutkan kencing manis kenapa kencingnya manis karena tubuh berusaha mengeluarkan gula berlebih tadi ke segala bagian tubuh nah termasuk sistem ekskresi atau pengeluaran bekerja keras mengeluarkan gula dengan bantuan air. Oleh karena itu penderita diabetes sering haus dan sering kencing pula.

Mengobati Diabetes Militus

Berikut obat diabetes yang umum digunakan untuk penderita diabetes:

1. Sulfonylurea

Jenis obat diabetes melitus yang pertama adalah sulfonylurea. Obat ini berfungsi untuk merangsang sel beta pankreas untuk memproduksi lebih banyak hormon insulin. Obat ini hanya bermanfaat jika dikonsumsi oleh penderita DM yang tidak mengalami kerusakan organ pankreas.

2. Acarbose

Acarbose adalah jenis obat diabetes yang penggunaannya baik dikombinasikan dengan obat jenis sulfonylurea. Fungsi dari obat jenis acarbose sendiri adalah untuk memperlambat proses perubahan karbohidrat menjadi glukosa di dalam tubuh.

Obat jenis ini sangat disarankan digunakan oleh penderita diabetes yang memiliki kadar gula darah 180 mg/dl dalam keadaan puasa dan juga yang sering memakan makanan berkarbohidrat tinggi. Namun demikian, obat jenis acarbose ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang yang berumur kurang dari 18 tahun.

3. Biguanid

Selain sulfonylurea, penderita DM tipe 2 juga terkadang diberikan obat jenis biguanid. Obat jenis biguanid ini memiliki fungsi untuk merangsang sel-sel di dalam tubuh agar lebih peka terhadap insulin. Karena fungsinya yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin di dalam tubuh, maka obat ini sering digunakan oleh penderita DM tipe 2 yang juga mengalami kelebihan berat badan.

Sayangnya, obat jenis biguanid ini memiliki efek samping pada pencernaan. Oleh sebab itu, lebih disarankan untuk meminum obat ini dengan dosis rendah setelah makan jika anda belum pernah meminumnya. Selain itu, obat ini juga sangat tidak disarankan untuk diminum oleh wanita hamil dan juga menyusui.

 

Berikut ini beberapa jenis tanaman obat alternatif untuk menyembuhkan penyakit diabetes melitus secara alami:

1. Kunyit

Kunyit cukup mudah ditemukan di sekitar kita. Bahan ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengobati diabetes secara alami.

Cara meraciknya pun sangat gampang, berikut ini caranya:

Satu rimpang kunyit direbus bersama 1 liter air, campurkan dengan sesendok garam. Biarkan airnya mendidih hingga tinggal setengah bagian. Saring air rebusan tersebut, lalu dinginkan. Minum secara teratur dua kali dalam satu minggu, cukup setengah gelas saja.

Karena manfaatnya itu, kunyit sangat dikenal di masyarakat sebagai obat alami diabetes tanpa efek samping. Menggunakan tanaman obat ini, kadar gula darah penderita akan stabil, sehingga dapat mencegah komplikasi penyakit lainnya.

2. Buah dan Ekstrak Kulit Manggis

Zat xanthone yang terkandung dalam kulit manggis bisa dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai masalah penyakit kronis, salah satunya diabetes melitus.

Selain memanfaatkan kulit manggis yang diekstrak, buah manggis ternyata juga bisa dikonsumsi untuk pengobatan alami diabetes. Buah manggis bisa membantu menormalkan tekanan darah, menurunkan kadar gula yang berlebih dalam tubuh serta banyak hal baik lainnya.

3. Daun Sirsak

Daun sirsak adalah salah satu jenis obat alami diabetes yang bermanfaat untuk menormalkan kadar gula dalam darah. Di samping itu, daun sirsak juga sangat baik untuk mengurangi stres. Seperti diketahui, stres merupakan salah satu faktor penyebab penyakit diabetes melitus yang utama.

Ada dua cara meracik daun sirsak untuk mengobati diabetes secara alami, anda bisa memilih mana yang lebih mudah untuk anda, yaitu:

Siapkan 10 lembar daun sirsak muda dan masih segar. Kemudian rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Minum ramuan daun sirsak dalam keadaan hangat secara rutin; segelas pagi dan segelas sore.

Jemur 10 lembar daun sirsak di bawah terik matahari, hingga betul-betul kering. Kemudian giling atau blender sampai daun sirsak halus seperti tepung. Selanjutnya, seduh dengan air panas agar rasanya lebih enak dan tambahkan sedikit madu murni. Minum secara teratur 2 kali sehari; 1 gelas pagi dan 1 gelas sore.