Cara Mengobati Penyakit Gula

Cara Mengobati Penyakit Gula

Gula darah, juga dikenal sebagai glukosa darah, adalah bahan bakar tubuh yang memberi makan otak, sistem saraf, dan jaringan. Tubuh yang sehat membuat glukosa tidak hanya dari karbohidrat yang dicerna, tetapi juga dari protein dan lemak, dan tidak akan dapat berfungsi tanpa itu.

Kadar glukosa darah adalah jumlah glukosa (gula) dalam darah. Kadar glukosa darah juga sering disebut sebagai kadar glukosa plasma.

Kadar glukosa darah dinyatakan dalam ukuran milimol per liter (mmol/l), ini merupakan satuan standar internasional. Sedangkan di Indonesia kita lebih sering menggunakan satuan miligram per desiliter (mg/dl).

Umumnya kadar glukosa darah berada kisaran 4 sampai 8 mmol/l (72 sampai 144 mg/dl), namun biasanya akan lebih tinggi setelah makan dan mencapai titik terendah di saat pagi hari.

Pada penyakit diabetes, kadar glukosa darah naik secara signifikan sehingga membutuhkan perawatan.

Nutrisi yang cukup dan bergizi sangat penting untuk mengendalikan kadar gula darah. Mengatur pola makan juga merupakan kunci terbaik agar kondisi gula darah dalam tubuh tetap normal. Namun untuk penderita Diabetes seharusnya segera melakukan pengobatan.

Berikut ini merupakan hal yang dapat digunakan untuk mengobati Gula Darah:

1. Jintan Hitam

Jintan hitam atau Nigella sativa sudah lama menjadi obat diabetes tradisional untuk mengatasi berbagai jenis penyakit. Saat ini juga banyak dikembangkan obat herbal dalam bentuk kapsul dari bahan bubuk jintan hitam. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2003 terbukti jika kandungan senyawa dalam jintan hitam bisa mengurangi kadar gula tinggi dengan cara yang sangat alami.

Senyawa ini akan bekerja untuk meningkatkan fungsi sel beta dalam menghasilkan insulin sehingga bisa mencegah terjadinya resistensi insulin. Ini adalah cara yang sangat alami. Dan konsumsi biji hitam selama 10 minggu sudah bisa mengurangi kadar gula sekaligus melindungi kadar gula agar tetap normal. Jintan hitam juga bermanfaat sebagai cara menghilangkan bisul dan cara meningkatkan daya ingat dan konsentrasi dalam belajar.

2. Teh Hijau

Minum teh hijau bagi penderita diabetes akan sangat menguntungkan. Bahan dalam teh hijau bergerak aktif untuk melawan terjadinya resistensi insulin sehingga mencegah kenaikan kadar gula darah berlebihan. Teh hijau mengandung senyawa polifenol seperti katekin dan tanin yang bersifat seperti zat antioksidan alami.

Bahan antioksidan alami ini juga termasuk epigallokatekin gallate yang bisa melindungi kesehatan jantung, mencegah kenaikan kadar gula darah berlebihan, meningkatkan kadar gula darah saat turun hingga normal dan menjaga aktifitas insulin dalam tubuh tetap stabil. Namun konsumsi teh hijau untuk penderita diabetes harus dibatasi untuk mencehah efek akibat kelebihan antioksidan. Selain itu teh hijau sangat baik menjadi obat tradisional kolesterol dan obat tradisional darah tinggi.

Cara: minum teh hijau setiap hari baik itu untuk waktu pagi atau sore hari. Namun jangan sampai minum teh hijau secara berlebihan karena efek antioksidan kuat juga bisa merusak sistem metabolisme tubuh.

3. Madu

Madu adalah bahan yang sangat aman dan alami untuk mengobati diabetes. Madu akan membantu mengelola diabetes dengan cara membentuk sistem kekebalan tubuh, meningkatkan fungsi organ terutama pankreas dan mencegah resistensi insulin. Konsumsi madu secara rutin juga bisa meningkatkan respon gula darah dengan jumlah yang lebih rendah karena madu mengandung pati glukosa.

Madu akan diserap oleh organ hati dalam waktu yang cepat sehingga bisa mendorong hilangkan glukosa dalam darah. Ini berarti bahwa madu akan menurunkan kadar gula darah dan membantu tubuh dalam melepaskan insulin sesuai kebutuhan tubuh. Konsumsi madu sebanyak 1 sendok makan secara rutin bisa membantu meningkatkan fungsi sel beta pada pankreas dan mengurangi gangguan metabolisme pada penderita diabetes. Namun batasi konsumsi madu harian untuk mencegah bahaya madu untuk diabetes.