Obat Alternatif Kanker Servik

Obat Alternatif Kanker Servik

Kanker serviks atau yang disebut juga sebagai obat kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak ditakuti kaum wanita. Berdasarkan data yang ada, dari sekian banyak penderita kanker di Indonesia, penderita kanker serviks mencapai sepertiga nya. Dan dari data WHO tercatat, setiap tahun ribuan wanita meninggal karena penyakit kanker serviks ini dan merupakan jenis kanker yang menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita dunia. Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke daerah rahim yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim.

Pendarahan Pada Vagina

Pendarahan tidak normal dari vagina, termasuk flek adalah gejala yang sering terlihat dari kanker serviks. Pendarahan biasanya terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi, atau setelah menopause. Segera temui dokter untuk melakukan pemeriksaan jika terjadi pendarahan yang tidak normal lebih dari satu kali.

Gejala-gejala Lainnya yang Mungkin Muncul

Selain pendarahan yang abnormal, gejala lain yang mungkin muncul adalah:

– Cairan yang keluar tanpa berhenti dari vagina dengan bau yang aneh atau berbeda dari biasanya, berwarna merah muda, pucat, cokelat, atau mengandung darah.

– Rasa sakit tiap kali melakukan hubungan seksual.

– Perubahan siklus menstruasi tanpa diketahui penyebabnya, misalnya menstruasi yang lebih dari 7 hari untuk 3 bulan atau lebih, atau pendarahan dalam jumlah yang sangat banyak.

Gejala Pada Kanker Serviks Stadium Akhir

Kanker serviks pada stadium akhir akan menyebar ke luar dari leher rahim menuju ke jaringan serta organ di sekitarnya. Pada tahapan ini, gejala yang terjadi akan berbeda, antara lain:

– Terjadinya hematuria atau darah dalam urine.

– Bermasalah saat buang air kecil karena penyumbatan ginjal atau ureter.

– Perubahan pada kebiasaan buang air besar dan kecil.

– Penurunan berat badan.

– Pembengkakan pada salah satu kaki.

– Nyeri pada tulang.

– Kehilangan selera makan.

– Rasa sakit pada perut bagian bawah dan juga panggul.

– Rasa nyeri pada punggung atau pinggang, ini disebabkan karena terjadi pembengkakan pada ginjal. Kondisi ini disebut sebagai hidronefrosis.

Komplikasi Akibat Kanker Serviks

Komplikasi sering terjadi pada wanita yang menderita kanker serviks. Komplikasi bisa muncul sebagai akibat langsung dari kanker atau efek samping dari pengobatan yang dilakukan. Misalnya karena radioterapi, operasi, atau kemoterapi. Komplikasi dari kanker serviks adalah:

– Komplikasi ringan: pendarahan kecil pada vagina dan/atau sering kencing.

– Komplikasi berat: pendarahan yang parah dan bahkan gagal ginjal.

Sarang Semut untuk Obat Alternatif Kanker Serviks

Hasil penelitian modern mendapati bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tokoferol, polifenol, dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker yang terbukti efektif menumpas berbagai jenis tumor dan kanker baik jinak ataupun ganas.

Kemampuan Sarang Semut secara empiris sebagai obat kanker serviks herbal diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker, diantaranya:

– Inaktivasi karsinogen

– Menonaktifkan zat aktif yang menjadi penyebab kanker.

– Anti-proliferasi

– Menghambat proses perbanyakan sel abnormal pada kanker.

– Penghambatan siklus sel

– Pada kanker, terjadi kegagalan pengendalian dalam siklus pembelahan sel. Dimana sel mengalami pembelahan secara cepat dan terus menerus. Flavonoid bekerja dengan menghambat siklus pembelahan sel yang abnormal (kanker) tersebut.

– Induksi apoptosis dan diferensiasi

– Merangsang proses bunuh diri sel kanker.

– Inhibisi angiogenesis

– Menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang berperan dalam menyediakan makanan/nutrisi bagi perkembangan sel kanker. Jika sel kanker tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sel kanker akan mati.

– Pembalikan resistensi multi-obat

– Flavonoid membantu tubuh terhindar dari resistensi/kebal terhadap obat-obat yang dikonsumsi.

Sarang Semut juga mengandung Alfa-tokoferol yang berguna sebagai anti-kanker serta menangkal serangan radikal bebas.